LUBUKLINGGAU, LINTASSRIWIJAYA.COM – Kasus dugaan pembullyan yang melibatkan dua siswa salah satu SMP Negeri di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dan sempat viral di media sosial berakhir damai. Kedua siswa bersama orang tua masing-masing sepakat menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur mediasi yang difasilitasi pihak sekolah.
Mediasi digelar di kantor SMP Negeri tersebut yang berlokasi di Jalan Garuda Hitam, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau, Sabtu (11/7/2026).
Kanit Binmas Polsek Lubuklinggau Barat, Aiptu Delmansyah, mengatakan mediasi dilakukan setelah video perkelahian antara pelajar berinisial AK dan RA viral di media sosial.
"Mediasi telah dilakukan dengan menghadirkan pihak sekolah, dinas ppendidikan, UPT PPA, kepolisian, kedua siswa, serta orang tua masing-masing," katanya, Sabtu.
Delmansyah mengatakan, setelah kedua belah pihak sepakat berdamai, dibuat surat perjanjian sebagai bentuk komitmen agar kedua siswa tidak mengulangi perbuatannya.
"Dalam surat tersebut, apabila mereka kembali melakukan pelanggaran, mereka siap menerima sanksi dari pihak sekolah hingga dikembalikan kepada orang tua atau dikeluarkan dari sekolah," ungkapnya.
Berdasarkan hasil penelusuran, perkelahian tersebut dipicu persoalan asmara serta aksi saling mengejek antara kedua siswa.
Permasalahan itu kini telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi yang difasilitasi pihak sekolah bersama kepolisian dan instansi terkait.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pembullyan antarpelajar SMP Negeri di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, viral di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak dua pelajar saling adu pukul hingga terguling ke tanah. Sementara itu, puluhan pelajar lainnya hanya mengelilingi lokasi dan menyaksikan perkelahian tersebut tanpa berupaya melerai.
Saat perekam video mendekati lokasi, para pelajar yang menyaksikan perkelahian itu langsung berlarian meninggalkan tempat kejadian. Kedua pelajar yang terlibat perkelahian kemudian dipisahkan oleh beberapa pelajar sebelum akhirnya ikut meninggalkan lokasi.
Setelah diusut, diketahui peristiwa tersebut dipicu persoalan asmara dan aksi saling mengejek antara kedua siswa yang terlibat, yakni AK dan RA. *
#Lubuklinggau #Bullying #Pelajar #SMP #Viral #SumateraSelatan #Polisi #Pendidikan #Mediasi #BeritaLubuklinggau #LintasSriwijaya
