BANYUASIN, LINTASSRIWIJAYA.COM – Kasus penembakan yang terjadi di area Tambang Serumpun PT BCM, Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, hingga kini masih dalam penyelidikan polisi. Pihak perusahaan meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.
Kuasa hukum PT BCM, Reno Wardono dan Abdul Asri, mengatakan pihak perusahaan bersama kepolisian telah mengecek langsung lokasi kejadian. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami bersama pihak kepolisian sudah mengecek langsung lokasi kejadian. Polisi juga telah melakukan olah TKP. Untuk motif peristiwa ini masih dalam penyelidikan dan menjadi kewenangan pihak kepolisian," kata Reno saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).
Reno menilai munculnya berbagai spekulasi mengenai motif penembakan justru dapat mengganggu proses penyelidikan. Karena itu, ia meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut hingga pelaku berhasil ditangkap.
"Kami menyayangkan adanya pemberitaan yang terkesan menyudutkan perusahaan tanpa konfirmasi. Apabila masih ada pihak yang memojokkan perusahaan, kami akan menempuh upaya hukum berupa somasi," ujarnya.
Reno menegaskan perusahaan telah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) bagi seluruh pekerja. Salah satunya dengan melarang karyawan membawa senjata tajam, senjata api, maupun senapan angin saat berada di area kerja.
Selain itu, Reno memastikan aktivitas pertambangan di lokasi tersebut telah mengantongi seluruh perizinan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Terkait kondisi korban, Reno mengatakan pekerja bernama Suwandi kini mulai membaik dan masih menjalani perawatan di RSUD Pangkalan Balai, Banyuasin.
"Korban sudah mulai membaik dan juga telah dimintai keterangan oleh penyidik. Korban juga tidak mengetahui siapa pelaku penembakan. Saat ini semuanya masih dalam penyelidikan polisi," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Suwandi (34), operator alat berat PT BCM, menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di lokasi Tambang Serumpun, Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kasus tersebut masih terus didalami aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku beserta motif penembakan.
"Satreskrim Polres Banyuasin bersama Polsek Rantau Bayur terus melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku maupun motif kejadian ini," kata Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Bakar. *
#Banyuasin #PTBCM #Penembakan #RantauBayur #TambangSerumpun #PolresBanyuasin #Sumsel #Kriminal #BeritaSumsel #InfoBanyuasin #LintasSriwijaya
