Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Polisi Ungkap Motif Bullying Siswa SMP di Lubuklinggau, Dipicu Asmara dan Saling Ejek

Jumat, 10 Juli 2026 | Juli 10, 2026 WIB Last Updated 2026-07-10T23:42:05Z


LUBUKLINGGAU, LINTASSRIWIJAYA.COM – Seorang siswa SMP Negeri di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menjadi korban dugaan perundungan (bullying). Aksi tersebut diduga dipicu persoalan asmara dan saling ejek antarpelajar.


Peristiwa itu terjadi di lorong samping SD Negeri 22, Jalan Garuda Hitam, Kelurahan Pasar Permiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.


Kasat Intelkam Polres Lubuklinggau, Iptu Giartono, mengatakan setelah pihaknya mendatangi sekolah tersebut, diketahui ada empat siswa yang terlibat dalam peristiwa itu. Mereka adalah AK, siswa kelas VII, serta RA, MR, dan RI yang merupakan siswa kelas VIII.


Giartono menjelaskan, perundungan tersebut diduga dipicu persoalan hubungan asmara yang melibatkan AK dan RA dengan seorang siswi di sekolah tersebut.


"Dari keterangan pihak sekolah, pemicu peristiwa perundungan itu diakibatkan hubungan asmara antara kedua siswa dengan salah satu siswi," katanya, Jumat (10/7/2026).


Selain persoalan asmara, berdasarkan keterangan AK, Giartono mengatakan terdapat permasalahan lain, yakni aksi saling ejek antara AK dan RA yang terjadi di luar lingkungan sekolah.


"Namun dari keterangan AK, permasalahan itu sempat meredam dan kembali memanas ketika dirinya diajak berkelahi usai mengumpulkan tugas sekolah," ujarnya.


AK mengaku sempat menolak ajakan berkelahi dan berusaha menghindar dengan berlari. Namun, ia dikejar oleh RA bersama teman-temannya hingga terjatuh dan mengalami tindakan kekerasan.


"Dia mengaku kepalanya sempat diinjak saat berkelahi. Namun setelah ada warga yang datang dan merekam kejadian tersebut, perkelahian tersebut akhirnya selesai dan meraka pulang ke rumah masing-masing," ungkapnya.


Giartono mengatakan, saat ini para siswa yang terlibat belum dapat dimediasi karena sebagian di antaranya tidak datang ke sekolah lantaran mengikuti kegiatan belajar secara daring.


"Pihak sekolah akan memanggil kedua belah pihak bersama orang tua masing-masing untuk dilakukan mediasi pada Sabtu (11/7/2026) pukul 10.00 WIB di ruang kantor SMP Negeri 1 Lubuklinggau. Nantinya proses pembinaan tetap akan dilakukan," tuturnya.


Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi perundungan antarpelajar SMP Negeri di Lubuklinggau viral di media sosial.


Dalam video tersebut, tampak dua pelajar saling adu pukul hingga terguling di tanah. Sementara itu, puluhan pelajar lainnya hanya mengelilingi lokasi dan menyaksikan perkelahian tersebut tanpa berusaha melerai.


Setelah perekam video mendekati lokasi, para pelajar yang menyaksikan kejadian itu langsung berlarian meninggalkan tempat. Dua pelajar yang terlibat perkelahian kemudian dipisahkan oleh beberapa pelajar lainnya sebelum akhirnya ikut meninggalkan lokasi. *


#Bullying #Lubuklinggau #PelajarSMP #Perundungan #SumateraSelatan #PolresLubuklinggau #Viral #BeritaLubuklinggau #Kriminal #Pendidikan #LintasSriwijaya

×
Berita Terbaru Update