Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

1.993 Kasus ISPA Tercatat di Lubuklinggau Selama September, Dinkes Kaitkan dengan Kemarau dan Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | September 16, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T06:24:51Z


LUBUKLINGGAU, LINTASSRIWIJAYA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mencatat sebanyak 1.993 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang September 2026. Peningkatan kasus tersebut terjadi di tengah musim kemarau dan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah.


Kepala Dinkes Kota Lubuklinggau Marlinda Sari mengatakan, peningkatan kasus ISPA terjadi saat wilayah Lubuklinggau tengah menghadapi musim kemarau. Kondisi tersebut juga diperparah dengan adanya karhutla yang dapat memengaruhi kualitas udara.


"Ya ada peningkatan jumlah kasus dari pada biasanya. Kondisi itu karena dampak dari musim kemarau maupun karhutla yang tengah melanda Lubuklinggau," katanya, Rabu (16/9/2026).


Marlinda menyebut, peningkatan kasus ISPA tersebut cukup signifikan jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Pada periode 1-14 September 2026, tercatat sebanyak 1.806 kasus ISPA.


Kemudian pada 15 September 2026, jumlah kasus bertambah menjadi 1.993 kasus. Angka tersebut didapat dari 16 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang ada di Kota Lubuklinggau.


"Kalau dilihat dari datanya memang ada peningkatan yang cukup signifikan. Dalam sehari saja seperti kemarin (15/9/2026) ada 187 kasus ISPA baru sehingga total untuk bulan ini menjadi 1.993 kasus. Kita belum tahu apakah angka tersebut akan bertambah lagi atau tidak, untuk yang hari ini dan seterusnya akan kita data lagi," ungkapnya.


Marlinda menjelaskan, kasus ISPA tersebut terjadi pada berbagai kelompok usia, bukan hanya anak-anak. Dari total 1.993 kasus, sebanyak 451 kasus dialami anak usia 1-5 tahun. Kemudian sebanyak 1.542 kasus terjadi pada kelompok usia di atas 5 tahun.


"Untuk kasus usia 5 tahun ke atas itu sudah termasuk remaja, dewasa maupun lanjut usia (lansia)," jelasnya.


Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi kemarau dan adanya kabut asap akibat karhutla.


Marlinda meminta warga menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari paparan asap rokok dan polusi udara. Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala ISPA.


"Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, hindari asap rokok dan polusi udara, dan terpenting segera periksa ke fasilitas kesehatan jika ada gejala ISPA," tuturnya. *


#Lubuklinggau #ISPA #DinkesLubuklinggau #Karhutla #Kemarau #KabutAsap #Kesehatan #SumateraSelatan #BeritaLubuklinggau #InfoLubuklinggau #LintasSriwijaya

×
Berita Terbaru Update