Tiga titik menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak), yakni Pasar Tebing Tinggi, Pasar Polo Mas, dan ritel modern di wilayah Kabupaten Empat Lawang.
Sidak tersebut merupakan instruksi Bapanas RI untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran Harga Eceran Tertinggi (HET), pengoplosan beras premium maupun medium, serta permainan timbangan yang dapat merugikan konsumen.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Satgas Provinsi Sumsel turun bersama Pemkab Empat Lawang, Dinas Ketahanan Pangan, Perizinan, Disperindag, Bulog Cabang Lahat, dan Polres Empat Lawang.
Petugas melakukan pengecekan harga jual beras medium, premium, dan SPHP. Selain itu, petugas memeriksa kesesuaian label karung dengan isi untuk mengantisipasi beras oplosan, mutu beras seperti kutu, batu, kadar air, dan broken, serta ketersediaan stok beras di tingkat pengecer.
Petugas juga berdialog langsung dengan pedagang dan mengambil sampel beras untuk dilakukan uji mutu lanjutan.
Berdasarkan pantauan sementara di tiga lokasi, stok beras dinilai aman dan harga masih dalam batas HET. Pedagang juga diimbau untuk tidak menjual beras di atas HET serta menjaga mutu beras.
“Jika ditemukan pelanggaran, pedagang akan diberikan pembinaan hingga sanksi sesuai ketentuan Satgas Pangan.” Ujar Ketua Satgas Saber Pangan dari Badan Pangan Nasional, Piter Sinaga,
“mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan ketersediaan sekaligus memantau perkembangan harga dan mutu beras di daerah.” ungkapnya
Menurut Piter, hal pertama yang dipastikan adalah ketersediaan beras bagi masyarakat. Setelah itu baru perkembangan harga.
Dari hasil pemantauan, memang ada kecenderungan kenaikan harga beras di lapangan. Kondisi tersebut berkaitan dengan pola produksi pada periode akhir tahun dan awal tahun yang biasanya tidak sebanyak periode panen raya. Selain itu, kondisi cuaca juga berpengaruh.
“Dampak El Nino turut berpengaruh terhadap kondisi produksi yang pada akhirnya dapat memengaruhi harga,” jelasnya.
Lanjut, Meski cenderung naik, Satgas memastikan pengawasan tetap dilakukan agar harga tidak melonjak terlalu tinggi.
“Terus mengawasi agar harga itu bisa selalu terkendali, tidak ada kenaikan harga yang melonjak tinggi,” kata Piter.
Sementara itu, Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin, AP, M.M. menegaskan Pemkab mendukung penuh langkah Bapanas.
”Kami sambut baik sidak Satgas Bapanas Sumsel. Ini untuk melindungi konsumen. Kami minta pedagang jual sesuai HET, jangan oplos, dan jaga timbangan. Disperindagkop kami minta monitoring rutin,” Tegasnya. *
