Peristiwa maut tersebut terjadi di perairan Sungai Sembilang, Simpang Bugis Dalam, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino melalui Kapolsek Banyuasin II IPTU Muhammad Ardhi Noer mengatakan, korban yang merupakan warga Desa Sirin Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, berangkat bersama istri dan anaknya yang berusia lima tahun untuk mencari kepiting di perairan Sembilang.
Ketiganya berangkat dari Lalan menggunakan perahu ketek menuju tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya di pinggir Sungai Sembilang.
"Sampai di lokasi, korban turun dari perahu ketek untuk mencari kepiting di areal sungai Sembilang,'ujarnya.
Korban diduga kurang mengetahui keberadaan buaya muara di sekitar lokasi. Secara tiba-tiba, korban diterkam buaya berukuran besar hingga menjerit meminta pertolongan.
"Korban di seret buaya masuk ke dalam air. Tidak berselang lama, buaya kembali menampakkan diri dengan mengigit korban Ujang,"bebernya.
Buaya muara tersebut kemudian mengarah ke perahu ketek yang masih ditumpangi Selvi, istri korban, bersama anaknya. Buaya itu menabrak perahu hingga nyaris membuatnya tenggelam.
"Namun usaha buaya itu tidak berhasil, dan meninggalkan perahu ketek sembari menggigit korban Ujang ke dalam air,"ungkapnya.
Usai kejadian tersebut, Selvi yang mengalami syok berat melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Banyuasin II. Setelah menerima laporan, personel Polsek Banyuasin bersama warga melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
"Pencarian itu akhirnya membuahkan hasil, usai Senin (21/9) sekitar pukul 08.00 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,"tuturnya.
Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU setempat.
Berikut naskah yang sudah diperbaiki dengan alur lebih rapi, tetap mempertahankan seluruh kalimat dalam tanda kutip, serta dilengkapi judul, meta deskripsi, dan tagar. *
