LUBUKLINGGAU, LINTASSRIWIJAYA.COM – Seorang pengunjung kafe di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, berinisial R, meninggal dunia. Korban diduga mengalami overdosis setelah mengonsumsi minuman beralkohol dan obat terlarang.
Peristiwa tersebut terjadi di Cafe MNC, Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban datang ke lokasi bersama sejumlah temannya untuk menghabiskan malam Minggu. Saat berada di kafe, korban diduga mengonsumsi minuman beralkohol dan narkoba jenis ekstasi.
Korban kemudian diduga mengalami overdosis hingga akhirnya meninggal dunia. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Kapolsek Lubuklinggau Utara I, Iptu Sumardi Candra, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, pihaknya belum dapat memastikan lokasi maupun waktu pasti korban meninggal dunia.
"Benar, cuma korban belum dipastikan apakah meninggal di kafe tersebut atau tidak. Karena temannya sempat membawanya ke rumah sakit, jadi belum tahu kita dia meninggalnya di perjalanan atau meninggal di tempat," katanya, Minggu (6/9/2026).
Menurut Sumardi, dugaan sementara korban mengalami overdosis. Meski demikian, informasi tersebut masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian. Ia mengatakan, kasus tersebut kini ditangani Unit Pidum Satreskrim Polres Lubuklinggau.
"Dugaannya overdosis, cuma saat ini masih dilakukan pemeriksaan apakah informasi tersebut benar atau tidak," ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP M Kurniawan Azwar, menegaskan bahwa kasus tersebut bukan merupakan penemuan mayat di dalam kafe.
"Kejadian itu benar, tapi ini bukan penemuan mayat. Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau," katanya.
Kurniawan mengatakan, polisi telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta visum terhadap jenazah korban.
"Untuk kepentingan penyelidikan, lokasi tersebut sementara dipasangi garis polisi. Untuk korban masih diperiksa terkait penyebab pasti kematiannya," tuturnya. *
