Peristiwa pencurian tersebut terjadi di pelataran parkir Masjid Al-Falah, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Aksi pencurian dilakukan saat warga sedang melaksanakan salat Jumat di dalam masjid. Pelaku membawa kabur sepeda motor Honda BeAT warna hitam milik warga bernama Ahmad Zulman.
Korban baru mengetahui sepeda motornya hilang setelah selesai melaksanakan salat. Korban kemudian berupaya melacak keberadaan pelaku dengan mengecek rekaman CCTV di sekitar desa untuk mengetahui arah pelarian sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tanjung Batu.
Kapolsek Tanjung Batu AKP Suparna P Utomo mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan menemukan keberadaan salah satu pelaku berinisial SA (27) di Desa Sebau, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.
Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku kedua berinisial RS (22), yang juga berada di wilayah Kabupaten Muara Enim, Senin (14/9).
"Setelah menerima laporan dan menganalisa rekaman CCTV, tim langsung bergerak cepat. Setelah mengantongi identitas dan lokasi persembunyian, kami langsung melakukan pengejaran," katanya.
Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan satu unit Honda BeAT warna hitam milik korban dan satu unit Honda Scoopy warna hitam metalik yang diduga digunakan untuk beraksi.
Selain kendaraan, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga digunakan dalam aksi pencurian, yakni kunci T, dua buah pahat besi, masker, peci, serta pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi dan terekam kamera CCTV.
Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tanjung Batu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Suparna juga mengimbau masyarakat, khususnya para jemaah, agar meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan.
"Jangan hanya mengandalkan kunci stang. Gunakan kunci tambahan atau ganda, terutama saat meninggalkan kendaraan di tempat umum seperti masjid, pasar, dan pusat keramaian," ujarnya. *
