LUBUKLINGGAU, LINTASSRIWIJAYA.COM - Polisi mengungkap penyebab tewasnya seorang pengunjung kafe di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, berinisial R. Korban diduga meninggal dunia akibat mengonsumsi minuman beralkohol yang dicampur narkoba jenis ekstasi.
Selain korban, polisi juga memeriksa tiga orang teman R, yakni ED, BK, dan LA. Ketiganya diketahui positif narkoba setelah menjalani pemeriksaan.
Peristiwa tersebut terjadi di Cafe MNC, Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Lubuklinggau, pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
KBO Reskrim Polres Lubuklinggau Iptu Suroso mengatakan hasil pemeriksaan terhadap korban menunjukkan positif narkoba. Korban diduga meninggal dunia setelah mengonsumsi alkohol yang dicampur ekstasi di lokasi kejadian.
"Ya, hasilnya positif (narkoba). Dia diperkirakan meninggal di TKP (Cafe MNC), pas digotong keluar dari situ sudah meninggal. Hal ini diperkuat dengan keterangan saksi-saksi di sana," ujarnya, Senin (7/9/2026).
Suroso menjelaskan, saat kejadian korban mengonsumsi minuman beralkohol yang dicampur dengan ekstasi bersama tiga orang temannya. Minuman tersebut diketahui merupakan campuran dari tiga jenis minuman.
"Mereka minum alkohol bir campur ekstasi. Dicampurnya itu ada tiga macam jenis minuman," katanya.
Setelah kejadian, jenazah R telah diambil pihak keluarga dan dibawa ke Empat Lawang untuk dimakamkan. Sementara itu, Cafe MNC ditutup sementara untuk kepentingan proses penyidikan.
"Jenazah sudah dibawa sama pihak keluarganya ke Empat Lawang. Untuk kafe ditutup sementara untuk proses penyidikan," bebernya.
Selain korban, polisi juga memeriksa tiga teman R, yakni ED, BK, dan LA. Ketiganya dinyatakan positif narkoba, meski polisi tidak menemukan barang bukti narkotika dari ketiga orang tersebut.
"Kemudian tiga temannya positif juga, cuma tidak ada barang bukti, sedang ditangani oleh unit Satresnarkoba," jelasnya.
Sementara itu, KBO Satresnarkoba Polres Lubuklinggau Ipda M Deden Aguma membenarkan ketiga teman korban diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Ketiganya dinyatakan positif menggunakan narkoba.
"Iya benar, temannya diamankan karena pengguna, masih dalam pemeriksaan jadi tidak ditahan. Mereka positif methamphetamine, pengguna ekstasi," ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Deden mengatakan ketiga orang tersebut mengaku mendapatkan narkoba dari R sebelum korban meninggal dunia. Polisi masih mendalami asal-usul narkoba tersebut.
"Pengakuan mereka dapat barang itu dari R yang meninggal overdosis itu, tidak tahu kita dia dapatnya dari mana," jelasnya. *
