Pria tersebut sempat diduga mengalami depresi akibat gagal dalam tes masuk TNI.
“Menurut informasi dia gagal masuk tentara, jadi stres. Jadi kami Dinsos tidak menangani hal itu karena dia masih ada keluarga,” ujar Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Lubuklinggau Hasan Andria dilansir dari Detik.
Keluarga Buka Suara
Pria yang viral tersebut diketahui berinisial RB (23). Pihak keluarga akhirnya menemukan RB pada Sabtu (26/9/2026), kemudian membawanya pulang ke Bengkulu.
RB diketahui merupakan warga Desa Air Apo, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
Kerabat RB, Selly Yosramah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu keluarga menemukan keberadaan RB.
“Alhamdulillah, adik kami yang hilang kemarin sudah ditemukan di Kota Lubuklinggau dan sudah berkumpul lagi dengan keluarga. Bagi teman-teman dan keluarga yang sudah membantu pencarian dan memberikan informasi keberadaannya, kami ucapkan beribu terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Selly kemudian meluruskan kabar yang menyebut RB mengalami depresi karena gagal dalam tes masuk TNI. Menurut dugaan pihak keluarga, kondisi RB berkaitan dengan persoalan pekerjaan dan tekanan ekonomi keluarga.
“Adik saya itu orang miskin, sudah lama menganggur, jadi mungkin depresi,” ujarnya.
Latar Belakang Keluarga
Selly mengungkapkan bahwa RB menjadi anak yatim setelah ayahnya meninggal dunia pada 2018 lalu. Sejak saat itu, kondisi ekonomi keluarganya semakin sulit.
Adik RB yang masih duduk di bangku SMP bahkan terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya dan akhirnya memilih bekerja untuk membantu perekonomian keluarga.
“Harapan keluarga ada pada RB ini. Alhamdulillah dengan keterbatasan biaya dia sempat tamat SMA dan harapannya bisa mendapat pekerjaan layak. Kemarin sempat dapat pekerjaan, cuman tidak bertahan lama sehingga dia kembali menganggur,” ujarnya.
RB disebut beberapa kali meminta bantuan agar dicarikan pekerjaan. Sebelum menghilang, RB juga sempat datang ke rumah Selly dalam kondisi basah setelah kehujanan.
RB kemudian pergi tanpa membawa sepeda motor maupun sandalnya.
“Kami kira pergi salat, kemudian ganti baju dan mencari makan. Pas besoknya kami ngantar motornya ke Desa Air Apo, ternyata dia ini hilang. Kami kira dua hari ini dia pulang, ternyata RB ini di Lubuklinggau dan viral,” paparnya.
Selama ini, RB dikenal sebagai sosok yang pendiam dan tertutup. Bahkan, pihak keluarga mengaku tidak mengetahui jika RB sedang mengalami tekanan psikologis.
“Ibunya dengan adiknya yang selama ini serumah saja tidak tahu kalau RB ini sakit dan depresi,” ungkapnya. *
