Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP M Andrian membenarkan penangkapan Pandino di Jawa Barat pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke Polsek Gelumbang untuk menjalani pemeriksaan.
"Alhamdulillah, kami berhasil menangkap pelaku pembunuhan dan perampokan AM di Kecamatan Pacet, Jawa Barat," kata Andrian, Kamis (8/10/2026).
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sepeda motor Yamaha Mio B 6198 ZT milik korban, sebilah pisau, dan tali tambang yang diduga digunakan pelaku untuk menjerat leher korban.
"Dari tangan pelaku kami mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio B 6198 ZT milik korban, satu buah pisau dan tali tambang yang digunakan pelaku untuk menjerat leher korban," ujarnya.
Kasus pembunuhan tersebut terungkap setelah warga menemukan jasad korban di kebun ubi di Desa Bitis, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.
Saat melintas di lokasi, seorang saksi mencium aroma tidak sedap. Saksi kemudian mencari sumber bau tersebut hingga menemukan tengkorak, pakaian, dan celana yang diduga milik korban.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian.
Kepala desa tempat korban tinggal selanjutnya menghubungi ibu korban. Sebelumnya, ibu korban telah melaporkan AM hilang selama lebih dari satu pekan.
"Kades tempat korban tinggal menghubungi ibu korban, mengingat ibu korban melaporkan bahwa anaknya sudah hilang lebih dari satu minggu," jelas Andrian.
Ibu korban bersama suaminya kemudian mendatangi lokasi penemuan jasad. Setibanya di lokasi, mereka mendapati kondisi korban sudah tinggal tulang-belulang, dengan posisi kepala terpisah dari badan sekitar tiga meter.
Pelapor kemudian mengenali korban berdasarkan pakaian yang ditemukan di sekitar jasad. Ciri-ciri pakaian tersebut dinilai identik dengan pakaian yang dikenakan AM sebelum dilaporkan hilang.
"Namun pelapor melihat ciri-ciri pada mayat tersebut identik dengan anaknya yang hilang setelah melihat pakaian yang melekat pada mayat tersebut," katanya.
Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Gelumbang untuk dilakukan penyelidikan. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk menjalani autopsi.
"Dari hasil pemeriksaan, korban tewas akibat benda tumpul dan tajam," ungkap Andrian. *
