Sebuah truk roda enam bermuatan batu bata terjun ke jurang sedalam sekitar 80 meter setelah melintasi jalan menurun dan berlubang di kawasan Tebing S.
Akibat kecelakaan tunggal tersebut, satu dari dua orang yang berada di dalam truk, yakni Budi Laksono (49), warga Desa Ulak Mas, Kecamatan Lahat, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara rekannya, Toni Iskandar (30), warga Desa Purwaraja, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, mengalami luka ringan.
Kasat Lantas Polres Empat Lawang, AKP Wahyudin, menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.
Saat itu, truk bernomor polisi W 8682 US tersebut sedang mengangkut batu bata untuk diantar ke Kecamatan Ulu Musi.
Awalnya, truk dikemudikan oleh Toni Iskandar. Namun, di tengah perjalanan, Toni mengaku mengantuk sehingga meminta Budi Laksono untuk bergantian menyetir.
“Kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi sekira pukul 05.00 WIB. Awalnya truk dikemudikan oleh Toni Iskandar. Mereka hendak mengantar batu bata menuju Kecamatan Ulu Musi. Saat itu, di tengah perjalanan, sebab mengantuk, Toni Iskandar meminta Budi Laksono untuk bergantian menyetir,” ungkap AKP Wahyudin.
Setelah berganti pengemudi, Budi melanjutkan perjalanan. Namun, saat melintasi jalan poros di kawasan Tebing S, truk melewati tikungan dengan kondisi jalan menurun dan berlubang.
Kondisi tersebut diduga menyebabkan sebagian badan truk terangkat sebelum akhirnya masuk ke jurang sedalam kurang lebih 80 meter.
“Kemudian Budi Laksono menyetir dan melanjutkan perjalanan. Saat melewati jalan poros, tepatnya di tebing atau tikungan S dengan kondisi menurun dan berlubang, truk tersebut terangkat sebagian lalu masuk ke jurang sedalam kurang lebih 80 meter,” sambungnya.
Kedua korban kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian. Budi Laksono dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Toni Iskandar mengalami luka ringan.
Sementara itu, truk beserta muatan batu bata masih berada di lokasi kecelakaan. Petugas terkait masih berkoordinasi untuk melakukan proses evakuasi kendaraan dan muatannya. *
