JAKARTA, LINTASSRIWIJAYA.COM — Bawang merah mendadak menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto menyebut adanya buruh harian yang mendapat upah Rp700 ribu untuk setiap kilogram bawang yang dikupas.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR/MPR RI. Ia memperkenalkan seorang perempuan bernama Susana dari Kabupaten Bogor yang disebut bekerja sebagai buruh harian.
"Hari ini hadir bersama kita Ibu Susana dari Kabupaten Bogor. Dia bekerja sebagai buruh harian," ujar Prabowo.
Prabowo kemudian menyebut besaran upah yang diterima Susana sebagai buruh pengupas bawang.
"Buruh harian mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram," kata Prabowo.
Pernyataan tersebut sontak membuat bawang merah seolah naik daun. Jika sebelumnya bawang dikenal sebagai salah satu bahan dapur yang membuat mata pedih saat dikupas, kini pekerjaan mengupas bawang justru menjadi bahan perbincangan karena disebut memiliki bayaran fantastis.
Di media sosial, masyarakat ramai-ramai berseloroh ingin beralih profesi menjadi pengupas bawang jika upah Rp700 ribu per kilogram tersebut benar-benar dapat diperoleh.
"Kalau benar Rp700 ribu per kilogram, saya mau jadi pengupas bawang. Lumayan, sehari dapat beberapa kilogram," ujar seorang warga sambil bercanda.
Warga lainnya bahkan mengaku siap antre jika pekerjaan tersebut benar-benar tersedia dengan tarif yang sama.
"Selama ini kupas bawang bikin mata menangis. Kalau dibayar Rp700 ribu per kilogram, bukan cuma mata yang berair, dompet juga bisa tersenyum," kata warga lainnya.
Meski demikian, masyarakat juga mempertanyakan secara rinci mekanisme pembayaran upah tersebut. Pasalnya, angka Rp700 ribu per kilogram dinilai sangat menarik jika dibandingkan dengan harga bawang merah yang beredar di pasaran.
Perbincangan mengenai upah pengupas bawang ini pun terus bergulir. Bawang merah yang biasanya hanya menjadi pelengkap masakan, kini justru menjadi pusat perhatian dan bahan candaan masyarakat.
Bagi sebagian warga, jika informasi tersebut benar dan pekerjaan itu tersedia secara luas, mengupas bawang bukan lagi sekadar pekerjaan dapur, tetapi bisa menjadi profesi yang cukup menjanjikan.
Namun, masyarakat tetap diharapkan tidak langsung menyimpulkan bahwa seluruh buruh pengupas bawang memperoleh upah Rp700 ribu per kilogram. Besaran tersebut perlu dilihat berdasarkan konteks pekerjaan dan penjelasan lengkap mengenai sistem pengupahannya. *
#BawangMerah #KupasBawang #700RibuPerKg #UpahBuruh #BawangMerahNaikDaun #PrabowoSubianto #Viral #ViralIndonesia #BeritaViral #Netizen #Warga #Buruh #Ekonomi #BeritaTerkini #SumateraSelatan #LintasSriwijaya
