LUBUKLINGGAU, LINTASSRIWIJAYA.COM - Food Court Merdeka Juara yang berada di kawasan Alun-Alun Merdeka Lubuklinggau, Sumatera Selatan, hingga kini belum juga diresmikan. Namun, kawasan tersebut diduga kerap dimanfaatkan untuk melakukan tindakan asusila hingga pencabulan.
Food Court Merdeka Juara berada di Jalan Garuda, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau.
Sebelumnya, tindakan asusila di lokasi tersebut sempat viral di media sosial pada akhir Juli 2026. Seorang pria lanjut usia diduga melakukan pelecehan terhadap dua bocah laki-laki di kawasan Food Court Merdeka Juara.
Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Lubuklinggau Muhamad Syarifian membenarkan adanya laporan terkait aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut. Menurutnya, pihaknya telah beberapa kali menerima laporan mengenai tindakan asusila di lokasi itu.
"Ada beberapa kali kami mendapat laporan tindakan asusila di sana seperti yang viral itu. Memang sudah beberapa kali ada yang ketahuan (melakukan tindakan asusila) dan sudah kita lakukan tindakan. Ada juga yang langsung kita usir oleh petugas yang di lapangan," katanya, Selasa (18/8/2026).
Syarifian mengatakan, minimnya penerangan menjadi salah satu kendala petugas dalam melakukan pengawasan di kawasan Food Court Merdeka Juara.
"Memang minimnya lampu di sana. Tetap kita monitoring karena mungkin penerangannya agak kurang," ujarnya.
Selain minim penerangan, kawasan tersebut juga belum dilengkapi kamera pengawas atau CCTV. Syarifian menyebut fasilitas itu belum tersedia lantaran pembangunan Food Court Merdeka Juara masih berlangsung.
"Kalau CCTV untuk sementara ini belum ada karena masih tahap pembangunan. Informasinya nanti ada pembangunan tahap kedua," ungkapnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Lubuklinggau Rachmat Hidayat mengatakan pembangunan Food Court Merdeka Juara akan segera diselesaikan agar dapat dimanfaatkan masyarakat.
"Memang dari perencanaan awal kemarin itu sudah saya kasih teguran (kepada dinas terkait) dan sudah dievaluasi. Artinya untuk setiap kegiatan perencanaan itu harus dilakukan dengan matang, begitu kegiatan atau fisiknya sudah selesai itu bisa langsung difungsikan," katanya.
Rachmat mengakui, sejak awal perencanaan masih terdapat sejumlah fasilitas yang belum masuk, seperti lampu, CCTV, dan sanitasi.
"Ternyata begitu dilihat dari perencanaan itu tidak ada lampu, CCTV, dan sanitasi," sambungnya.
Menurut Rachmat, kekurangan fasilitas tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui perubahan anggaran sehingga Food Court Merdeka Juara dapat segera difungsikan.
"Kemungkinan saat kita masuk perubahan, ini akan segera kita laksanakan supaya itu bisa langsung dimanfaatkan," ujarnya.
Terkait penyediaan CCTV, Rachmat menyebut pihaknya kemungkinan akan menggandeng pihak ketiga untuk menyediakan fasilitas pengawasan di kawasan tersebut.
"Lampu dan sanitasi yang kurang. Untuk CCTV belum juga, mungkin nanti kita sama pihak ketiga untuk CCTV-nya," tuturnya.*
#Lubuklinggau #LubuklinggauTerkini #Sumsel #BeritaSumsel #FoodCourt #SatpolPP #AlunAlunMerdeka #LintasSriwijaya
