OGAN ILIR, LINTASSRIWIJAYA.COM - Aktivitas berenang di Sungai Ogan, Kabupaten Ogan Ilir, berubah menjadi petaka. Seorang pemuda berusia 20 tahun dilaporkan tenggelam setelah terseret arus sungai yang deras saat berenang bersama rekannya.
Korban diketahui bernama M. Remon Saputra, warga Desa Talang Dukun, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Dusun I, Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Kandis, Sabtu (29/8/2026) sore.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan laporan mengenai kejadian tersebut diterima Basarnas sekitar pukul 19.45 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima, korban bersama seorang temannya berangkat dari desa sekitar pukul 17.10 WIB menuju Sungai Ogan untuk bermain dan berenang.
Namun, saat berada di sungai, korban tiba-tiba terseret arus deras. Korban kemudian tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, korban bersama seorang temannya berangkat dari desa pada Sabtu sore sekitar pukul 17.10 WIB menuju Sungai Ogan untuk bermain dan berenang. Saat sedang berenang, korban tiba-tiba terseret arus sungai yang deras hingga tenggelam,” ujar Raymond.
Begitu menerima laporan, personel Basarnas Kantor SAR Palembang langsung menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Memasuki Minggu (30/8/2026), pencarian terhadap korban kembali dilanjutkan. Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai metode untuk menemukan korban.
Penyelaman dilakukan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Selain itu, petugas melakukan penyisiran permukaan sungai secara visual menggunakan perahu karet dan perahu milik masyarakat.
Area pencarian mencakup sekitar 5 kilometer persegi. Operasi tersebut melibatkan Basarnas Kantor SAR Palembang bersama unsur TNI/Polri, BPBD, serta masyarakat setempat.
Tim SAR terus menyisir aliran Sungai Ogan dengan mempertimbangkan kemungkinan korban terbawa arus dari lokasi awal kejadian.
Raymond mengatakan seluruh upaya dilakukan secara maksimal, namun keselamatan personel tetap menjadi prioritas selama proses pencarian berlangsung.
Basarnas juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai, agar tidak melakukan aktivitas berenang di lokasi yang tidak memiliki jaminan keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap sungai sebagai tempat yang aman untuk berenang. Kondisi arus dan kedalaman sungai dapat berubah sewaktu-waktu. Utamakan keselamatan dan hindari aktivitas berenang di lokasi yang tidak aman,” tegas Raymond. *
#OganIlir #SungaiOgan #KorbanTenggelam #BasarnasPalembang #TimSAR #SumateraSelatan #LintasSriwijaya
