Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Atasi Persoalan Sampah, Wali Kota Pagar Alam Evaluasi Total Rute dan Jam Angkut

Rabu, 16 September 2026 | September 16, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T00:06:47Z


PAGAR ALAM, LINTASSRIWIJAYA.COM– Pemerintah Kota Pagar Alam terus mencari solusi untuk menangani persoalan sampah yang masih menjadi permasalahan berkelanjutan. Wali Kota Pagar Alam, H. Ludi Oliansyah, mengumpulkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan para sopir armada pengangkut sampah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengangkutan sampah.


Rapat koordinasi tersebut digelar di Griya Rumah Dinas Wali Kota, Gunung Gare, Rabu (16/9/2026).


Dalam arahannya, Wali Kota Ludi memetakan ulang rute armada pengangkutan sampah serta jam operasional, mulai dari proses pengangkutan di permukiman warga hingga pembuangan akhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).


Ia menekankan pentingnya disiplin dan ketepatan waktu bagi seluruh sopir armada dalam menjalankan rute masing-masing. Hal tersebut dinilai penting agar pelayanan pengangkutan sampah rumah tangga dapat berjalan maksimal dan tidak menimbulkan penumpukan.


“Kedisiplinan sopir menjadi kunci. Jangan sampai ada rute yang terlewat dan sampah menumpuk di rumah warga,” tegas Ludi.


Selain membenahi sistem pengangkutan, Pemkot Pagar Alam juga menyiapkan dua inovasi baru dalam penanganan sampah.


Inovasi pertama yakni penerapan metode pemilahan sampah organik untuk diolah menjadi pupuk kompos alami. Program tersebut diharapkan tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


“Sehingga dapat dimanfaatkan kembali, selain itu juga dapat meningkatkan PAD Kota Pagar Alam dengan menjual pupuknya kepada pengusaha di bidang pertanian,” ungkapnya.


Inovasi kedua berupa pembangunan check point pembuangan sampah di setiap rute dengan memanfaatkan ban bekas Wheel Dozer yang dimodifikasi menjadi tempat sampah permanen.


Langkah tersebut disiapkan sebagai solusi untuk menyikapi maraknya kehilangan tong sampah berbahan plastik yang sebelumnya ditempatkan di sejumlah titik.


“Karne selame ini dipasang tong sampah plastik, masih ade beberape tangan jahil nak ambek’e, dengan aghapan ame lah makai Wheel Dozer, pacak diminimalisir kelengitannye,” kata Wako Ludi.


Di akhir arahannya, Ludi mengimbau masyarakat Kota Pagar Alam untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat diminta tidak membuang sampah ke sungai serta membuang sampah sesuai jam operasional truk pengangkut sampah yang telah ditetapkan.


Ia berharap kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat membantu Kota Pagar Alam terbebas dari persoalan sampah, sekaligus mempertahankan kondisi kota yang asri dan sejuk. *


#PagarAlam #LudiOliansyah #PemkotPagarAlam #Sampah #DLHPagarAlam #PengelolaanSampah #KebersihanKota #PupukKompos #TPA #SumateraSelatan #LintasSriwijaya

×
Berita Terbaru Update