Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Bupati Lebong Turun Tangan, 1.000 Bronjong Dipasang di Sempadan Sungai Ketahun

Minggu, 27 September 2026 | September 27, 2026 WIB Last Updated 2026-09-27T13:38:01Z


BENGKULU, LINTASSRIWIJAYA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, Provinsi Bengkulu, akan memasang 1.000 unit bronjong di sempadan Sungai Ketahun secara gotong royong. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ancaman luapan air sungai ke permukiman warga.


Bupati Lebong Azhari saat dihubungi di Lebong, Sabtu, mengatakan pemasangan bronjong tersebut merupakan bantuan tahap awal dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra VII yang langsung ditindaklanjuti pemerintah daerah bersama masyarakat setempat.


"Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan dan debit air sungai saat ini sedang tinggi. Saya mengajak seluruh masyarakat dan elemen terkait untuk bersama-sama memasang bronjong agar permukiman warga lebih terlindungi dari ancaman banjir," kata dia.


Menurut Azhari, bantuan 1.000 unit bronjong dari BWS VII difokuskan untuk penanganan awal pada titik-titik yang dinilai rawan. Sementara kebutuhan material batu sebagai pengisi bronjong serta tenaga pengerjaan dilakukan secara swadaya melalui kegiatan gotong royong.


Untuk memobilisasi masyarakat, Bupati Azhari telah menginstruksikan Camat Bingin Kuning dan para kepala desa di wilayah terdampak agar mengoordinasikan warga dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.


Selain melibatkan masyarakat, Pemkab Lebong juga berkoordinasi dengan jajaran Kodim dan Polres Lebong untuk menerjunkan personel TNI/Polri. Pemerintah daerah juga menyiagakan alat berat guna mempercepat proses penataan bronjong hingga empat tingkat.


"Harus kita tentukan waktunya. Bronjong ini kita pasang bersama, bahkan direncanakan sampai empat tingkat. Saya sendiri akan ikut turun membantu di lapangan," ujarnya.


Azhari menegaskan, langkah darurat tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga. Pemkab Lebong tidak ingin penanganan di lapangan terhambat hanya karena harus menunggu proses birokrasi dan penganggaran yang membutuhkan waktu, meskipun Sungai Ketahun berada di bawah kewenangan BWS VII.


"Kalau kita hanya menunggu anggaran dan proses birokrasi sementara hujan terus turun, masyarakat yang menjadi korban. Apa yang bisa kita kerjakan sekarang untuk kepentingan masyarakat, ya kita kerjakan," tegas Azhari.


Dia menambahkan, Pemkab Lebong sebelumnya telah mengusulkan kebutuhan sebanyak 9.600 unit bronjong untuk penanganan secara menyeluruh di sepanjang sempadan Sungai Ketahun.


Namun, dari usulan tersebut, baru sebanyak 1.000 unit bronjong yang disetujui BWS VII. Sementara kekurangannya akan kembali diperjuangkan Pemkab Lebong kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). *


#Lebong #Bengkulu #SungaiKetahun #Bronjong #BanjirLebong #PemkabLebong #BupatiLebong #BWSSumatraVII #BeritaLebong #BeritaBengkulu #InfoLebong #KabarBengkulu #LintasSriwijaya

×
Berita Terbaru Update