Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Terungkap! Motif Pembunuhan Kakak Beradik di Banyuasin Dilandasi Sakit Hati Kepada Ortu Korban

Rabu, 09 September 2026 | September 09, 2026 WIB Last Updated 2026-09-09T08:01:37Z


BANYUASIN, LINTASSRIWIJAYA.COM - Polisi mengungkap motif pembunuhan terhadap kakak beradik RN (18) dan AY (14) di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Kedua korban diduga menjadi korban kekerasan seksual sebelum dibunuh.


Dalam kasus tersebut, polisi telah mengamankan dua terduga pelaku, yakni Rendi Saputra (28), warga Kenten Laut, Banyuasin, dan Andika, warga Talang Kelapa, Banyuasin.


Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengatakan, pembunuhan tersebut diduga dipicu sakit hati pelaku terhadap orang tua korban.


"Dari pemeriksaan awal pengakuan pelaku karena sakit hati terhadap orang tua korban, sehingga korban nekat merencanakan pembunuhan tersebut dan memperkosa korban," kata


Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino kepada detikSumbagsel, Senin (7/9/2026).


Risnan mengungkapkan, kedua pelaku berhasil diamankan sekitar tiga jam setelah warga menemukan kerangka korban. Rendi dan Andika ditangkap di dua lokasi berbeda pada Minggu (6/9/2026).


Salah satu pelaku bahkan terpaksa diberikan tindakan tegas oleh petugas lantaran berusaha melawan saat hendak diamankan.


"Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Banyuasin. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap secara utuh hubungan antara pelaku dengan orang tua korban serta alasan sakit hati yang diduga menjadi pemicu pembunuhan," jelas Kapolres.


Dari lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang milik korban, seperti pakaian sekolah, tas, sepatu, dan buku.


Dia menyebut dari lokasi kejadian polisi menemukan pakaian sekolah korban tas dan sepatu serta buku korban.


"Tas buku dan pakaian sekolah korban ditemukan di lokasi kejadian," jelasnya.


Diberitakan sebelumnya, misteri hilangnya dua kakak beradik perempuan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, sejak lima tahun lalu akhirnya terungkap. Keduanya diduga menjadi korban kekerasan seksual sebelum dibunuh oleh dua pelaku.


Kedua korban diketahui bernama RN (18) dan AY (14). Polisi mengungkap kasus tersebut setelah warga menemukan tulang-belulang manusia di sebuah rumah kosong di kawasan Perumahan Amanah, Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.


Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin AKP Mukhis mengatakan peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu, 27 Oktober 2021.


"Saat itu, sekitar pukul 07.00 WIB, kedua korban pergi dari rumah untuk bersekolah menggunakan sepeda motor. Setelah pulang sekolah, RN yang saat itu berusia 18 tahun berjanji bertemu dengan Rendi Saputra (28), yang disebut merupakan pacar korban," katanya kepada detikSumbagsel, Senin (7/9/2026).


Muhlis mengungkapkan korban pergi bersama adiknya dan menemui Rendi di kawasan Perumahan Amanah, Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa.


"Di lokasi yang sepi dan terdapat sejumlah bangunan kosong tersebut, kedua korban diduga menjadi korban kekerasan seksual. Rendi melakukan kekerasan seksual terhadap RN, sementara rekannya, Andika, melakukan hal serupa terhadap AY adik korban yang saat itu masih pelajar SMP," ungkapnya. *


#Banyuasin #Sumsel #SumateraSelatan #KasusPembunuhan #Kriminal #Polisi #TalangKelapa #BeritaSumsel #BeritaTerkini #KakakBeradik #LintasSriwijaya

×
Berita Terbaru Update