LUBUKLINGGAU, LINTASSRIWIJAYA.COM - Keinginan seorang ibu hamil di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, untuk merasakan langsung naik mobil patroli polisi akhirnya terwujud.
Permintaan tersebut bukan berkaitan dengan persoalan hukum ataupun kondisi darurat. Sang ibu hanya sedang ngidam dan ingin merasakan pengalaman menaiki mobil patroli Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lubuklinggau.
Keinginan itu disampaikan kepada anggota Satlantas Polres Lubuklinggau yang sedang melaksanakan patroli pada Senin (7/9/2026) malam.
Mendengar permintaan tersebut, polisi kemudian memberikan respons positif. Selama permintaan dinilai tidak mengganggu pelaksanaan tugas, personel Satlantas dengan senang hati memenuhi keinginan sang ibu.
Kasatlantas Polres Lubuklinggau AKP Desi Azhari mengatakan, personelnya dengan sigap memberikan pelayanan dan mewujudkan keinginan sang ibu.
“Mendengar keinginan ibu itu, anggota sigap memberikan pelayanan dan mewujudkan permintaan ibu itu,” kata Desi, Selasa (8/9/2026).
Sang ibu kemudian diberi kesempatan menaiki mobil patroli Satlantas. Ia didampingi anak dan personel kepolisian selama perjalanan.
Momen sederhana tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Tidak ada suasana formal seperti saat polisi menjalankan tugas di jalan raya. Interaksi antara personel kepolisian dan masyarakat justru berlangsung santai dan humanis.
Desi mengatakan, kehadiran polisi tidak hanya sebatas menjalankan penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas.
Menurutnya, polisi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis serta membangun kedekatan dengan warga.
“Kehadiran polisi tidak hanya dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan serta ketertiban lalu lintas, tetapi juga hadir memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelayanan tersebut merupakan bentuk kepedulian personel sekaligus menjadi upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Selama permintaan tersebut positif dan tidak mengganggu pelaksanaan tugas, tentu kami dengan senang hati dapat membantu,” jelasnya.
Bagi sang ibu, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tidak biasa. Keinginan sederhana yang muncul saat hamil itu akhirnya benar-benar terwujud.
Ia mengaku senang sekaligus terharu karena permintaannya mendapat respons langsung dari polisi.
“Ini pengalaman yang menjadi momen tidak terlupakan. Saya tidak menyangka permintaan saya bisa ditanggapi seperti ini. Terima kasih sudah membuat saya senang,” ungkapnya.
Ia pun berharap hubungan antara polisi dan masyarakat semakin dekat.
“Semoga polisi selalu diberikan kesehatan dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya. *
