Dalam razia tersebut, petugas menemukan lima paket sabu dengan berat bruto keseluruhan 1,47 gram, sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika, serta satu bilah senjata tajam. Selain itu, seorang pria berinisial SZ diamankan dari lokasi pertama untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya aparat gabungan dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.
Sebelum melakukan razia, petugas gabungan mengikuti apel dan arahan yang dipimpin Wakapolres Pagar Alam Kompol M. Roy Zulisirin, S.H., M.H., bersama Kepala BNN Kota Pagar Alam Muhammad Satrio, S.K.M., serta Kasat Res Narkoba Polres Pagar Alam IPTU Dohan Yoanda Prima, S.Tr.K., M.Si.
Personel gabungan yang terdiri dari berbagai satuan kepolisian, BNN, dan Satpol PP kemudian diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan di dua lokasi sasaran.
Dalam arahannya, Wakapolres Pagar Alam menegaskan pentingnya profesionalisme dan sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Seluruh personel harus melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Sinergi lintas instansi sangat penting untuk mencegah peredaran narkotika dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.”
Temuan di Lokasi Pertama
Razia pertama dilakukan di kawasan Nusa Indah, RT 003 RW 004, Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagar Alam Selatan.
Di lokasi tersebut, petugas menemukan satu paket sabu dengan berat bruto 0,41 gram, dua alat isap modifikasi atau bong, satu botol minuman keras merek Newport, satu palu, serta satu celana hitam.
Dalam pemeriksaan di lokasi pertama, seorang pria berinisial SZ turut diamankan petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Empat Paket Sabu Ditemukan di Lokasi Kedua
Sementara itu, di lokasi kedua, petugas kembali menemukan barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Barang bukti tersebut terdiri dari empat paket sabu dengan berat bruto keseluruhan 1,06 gram, satu perangkat alat isap modifikasi, lima bal plastik klip bening, empat korek api modifikasi, tiga pipet modifikasi yang diduga digunakan sebagai sendok sabu, serta satu bilah senjata tajam.
Berbeda dengan lokasi pertama, tidak ada orang yang diamankan petugas dari lokasi kedua.
Seluruh barang bukti yang ditemukan di kedua lokasi kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kasat Res Narkoba Polres Pagar Alam IPTU Dohan Yoanda Prima menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah pencegahan dan penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
“Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan serta peredaran narkotika. Kami mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait narkoba,” ujarnya.
Polres Pagar Alam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama BNN dan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkotika.
Melalui kegiatan razia gabungan dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan upaya pencegahan penyalahgunaan serta peredaran narkoba dapat berjalan lebih optimal sehingga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Pagar Alam tetap terjaga. *
