MUARA ENIM, LINTASSRIWIJAYA.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel). Memasuki hari kedua, petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api.
Kebakaran menghanguskan lahan seluas sekitar 1 hektare di Desa Gumai, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, pada Sabtu (4/7/2026). Petugas gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman untuk mencegah kobaran api meluas.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan pihaknya melalui Manggala Agni Daops Sumatera XVI/Lahat bersama BPBD Kabupaten Muara Enim hingga kini masih melakukan upaya pemadaman.
Proses pemadaman cukup menyulitkan karena vegetasi yang terbakar didominasi semak belukar di atas lahan gambut tipis dengan kedalaman sekitar 80 sentimeter.
"Pada hari pertama, tim berhasil memadamkan sekitar 0,25 hektare dari lahan yang terbakar. Tim masih terus melakukan pemadaman (darat), karena di lokasi masih ditemukan sisa-sisa asap tipis," katanya kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).
Lahan yang terbakar berstatus Area Penggunaan Lain (APL) dan merupakan milik Desa Gumai. Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan sejumlah kendaraan, selang, serta mesin pompa.
Ferdian menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan di sekitar area yang terbakar guna meminimalisasi potensi kebakaran susulan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat wilayah tersebut telah mulai memasuki musim kemarau. *
#Karhutla #MuaraEnim #Sumsel #KebakaranHutan #KebakaranLahan #ManggalaAgni #BPBD #Gelumbang #DesaGumai #MusimKemarau #InfoSumsel #BeritaSumsel #PemadamanApi #KementerianKehutanan #LintasSriwijaya