LAHAT, LINTASSRIWIJAYA.COM - Bursah Zarnubi saat ini menjabat sebagai Bupati Lahat, Sumatera Selatan, setelah memenangkan Pilkada Serentak 2024. Sebelum menjadi bupati di tanah kelahirannya, Bursah dikenal aktif sebagai aktivis dan politisi senior.
Bursah memiliki latar belakang sebagai politisi senior dan mantan anggota DPR RI. Sosoknya pun dikenal luas dalam dunia politik nasional.
Tak hanya menjabat sebagai Bupati Lahat, Bursah juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), sebuah wadah organisasi bagi seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia yang bertujuan memperkuat otonomi daerah.
Bursah mengatakan, awalnya dirinya tidak sempat berpikir untuk menjadi Bupati Lahat. Namun, setelah mendapat dorongan dan masukan dari sejumlah pihak, ia mencoba memberanikan diri hingga akhirnya terpilih.
"Untuk jadi bupati itu sebenarnya tidak ada rencana. Namun ada yang mendorong untuk jadi bupati. Hidup dan pengalaman saya ini berliku-liku, iya saya dulunya seorang aktivis. Sebetulnya dulu ingin jadi NGO (Non-Governmental Organization) di bidang pendidikan dan pro demokrasi dan asasi manusia," katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel.
Ia menjelaskan, sebelum menjadi bupati, dirinya juga sempat terpilih sebagai anggota DPR RI saat masih bergabung dengan Partai Bintang Reformasi (PBR). Menurutnya, pada saat itu banyak pihak yang tidak menyangka dirinya dapat terpilih menjadi anggota DPR.
"Tahun 2004 diajak orang ikut politik, jadi singkat cerita masuk Partai Bintang Reformasi dan mencalonkan diri dan terpilih. Awalnya banyak yang tidak menyangka saya jadi anggota DPR. Iya betul ini sebuah rezeki, jadi serba kebetulan," ujarnya.
Profil Bursah Zarnubi
Bursah memiliki seorang istri bernama Sri Meliyana yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029. Dari pernikahannya, Bursah dan Sri Meliyana dikaruniai empat orang anak.
Bursah Zarnubi lahir di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, pada 29 Januari 1959. Ia menempuh pendidikan dasar di Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Lahat, kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Santo Yosef Lahat hingga selesai pada 1975.
Selanjutnya, ia menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Lahat dan lulus pada 1979.
Setelah menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah, Bursah kemudian melanjutkan pendidikan sarjananya di Universitas Jayabaya, Jakarta, dan menyelesaikannya pada 1983.
Tak berhenti sampai di situ, ia kembali memperluas wawasan dengan mengikuti Pelatihan Perantara Efek pada 1990.
Selama masa sekolah hingga kuliah, Bursah dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi yang membentuk karakter kepemimpinan serta jaringan sosialnya. Selain itu, Bursah juga dikenal sebagai aktivis yang vokal dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Bursah tercatat pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya pada periode 1982-1983. Namanya semakin dikenal setelah menjadi Ketua Umum HMI Cabang Jakarta pada periode 1986-1987.
Selain aktif dalam organisasi, Bursah juga mendirikan HUMANIKA (Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan) pada 1989 yang berfokus pada isu-isu kerakyatan, penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta pembelaan terhadap hak-hak sipil, sosial, dan ekonomi warga negara.
Di dunia politik, Bursah juga sempat mengemban amanah sebagai Ketua Partai Bintang Reformasi pada periode 2006 hingga 2011. Kemudian, pada 2011, ia bergabung dengan Partai Gerindra.
Bursah juga pernah menduduki jabatan sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009.
Hingga akhirnya, pada Pilkada 2024, Bursah mencalonkan diri sebagai calon Bupati Lahat berpasangan dengan Widia Ningsih sebagai calon wakil bupati. Pasangan tersebut berhasil memenangkan Pilkada 2024 dan mengantarkan Bursah Zarnubi terpilih sebagai Bupati Lahat periode 2025-2030.
Saat ini, selain memimpin Kabupaten Lahat, Bursah Zarnubi juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum APKASI. *
#BursahZarnubi #BupatiLahat #Lahat #SumateraSelatan #Sumsel #APKASI #ProfilTokoh #PolitikIndonesia #Bupati #Pilkada2024 #LintasSriwijaya
