Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Angkut Sembako dari Palembang, Jukung MS Arpin Jaya Karam di Sungai Jalur 21, Ini Penyebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | Oktober 01, 2026 WIB Last Updated 2026-10-02T00:48:26Z


BANYUASIN, LINTASSRIWIJAYA.COM– Satu unit jukung motor sungai bernama MS Arpin Jaya yang mengangkut sembako dari Palembang menuju Sungai Baung mengalami kandas di alur Sungai Jalur 21, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin.


Akibat kejadian tersebut, badan kapal karam hingga tenggelam dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.


Peristiwa itu diketahui setelah anggota Unit Intelkam Polsek Muara Padang melakukan pengecekan pada Selasa (30/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.


Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengatakan, jukung tersebut dinakhodai Leo (30), warga Muara Batun, Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Saat kejadian, jukung membawa muatan sembako dan barang titipan.


"Benar, jukung tersebut mengalami kandas di alur Sungai Jalur 21 yang menghubungkan wilayah Muara Padang menuju Sungai Baung. Kandasnya kapal kemudian menyebabkan badan jukung karam atau tenggelam sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan," katanya kepada wartawan, Kamis (1/10/2026).


Risnan mengungkapkan, setelah kejadian, Leo menghubungi pihak OKI Pulp untuk meminta bantuan mengevakuasi atau melansir muatan yang berada di dalam jukung.


Bantuan kemudian datang menggunakan speedboat berkapasitas 200 PK merek Calvin. Proses pemindahan muatan dilakukan dengan menurunkan barang ke daratan dan sebagian lainnya dipindahkan menggunakan jukung lain.


"Hingga laporan kepolisian dibuat, proses pemindahan barang masih berlangsung. Pihak jukung juga masih berupaya melakukan pengangkatan atau evakuasi terhadap MS Arpin Jaya," ujarnya.


Kapolres menambahkan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiel belum dapat dipastikan karena masih terdapat sejumlah barang di dalam jukung yang karam dan proses evakuasi masih dilakukan.


"Untuk kerugian materiel belum dapat diperkirakan karena masih banyak barang yang berada di dalam jukung dan saat ini masih dilakukan upaya pengangkatan atau evakuasi," tutupnya.


Adapun Sueb (45), yang merupakan anak buah kapal (ABK) MS Arpin Jaya, serta Amir (50), warga Muara Batun, Jejawi, turut dimintai keterangan sebagai saksi.


Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, kondisi asap tebal di wilayah tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan jarak pandang di jalur sungai terbatas.


Kondisi tersebut diduga menyulitkan nakhoda dalam melihat kondisi alur pelayaran. Selain itu, polisi masih mendalami faktor kehati-hatian dalam mengemudikan jukung sebagai bagian dari penyelidikan kejadian tersebut. *


#Banyuasin #MuaraPadang #JukungTenggelam #MSArpinJaya #SungaiJalur21 #SungaiBaung #Sembako #PolresBanyuasin #SumateraSelatan #BeritaBanyuasin #InfoBanyuasin #BeritaTerkini #LintasSriwijaya

×
Berita Terbaru Update