Penemuan benda mencurigakan itu terjadi pada Senin (19/10/2026) siang. Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh operator alat berat yang sedang melakukan penggalian tanah untuk membuat kanal di lokasi tersebut.
Berdasarkan perkiraan sementara, benda yang diduga mortir itu memiliki panjang sekitar 1,3 meter dengan lebar mencapai 60 sentimeter. Ukurannya yang tidak biasa membuat penemuan tersebut menarik perhatian warga setempat.
"Kan ada pembuatan kanal cacing, saat pengerukan ditemukan benda ini (diduga mortir)," kata Kaur Pemerintahan Desa Tanjung Pule, Heri kepada wartawan.
Setelah ditemukan, benda yang diduga mortir tersebut kemudian diangkat menggunakan alat berat. Heri menyebutkan, penemuan benda serupa bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Namun, benda yang ditemukan kali ini disebut memiliki ukuran jauh lebih besar dibandingkan temuan sebelumnya.
"Iya menyerupai peluru atau rudal gitu. Dulu juga sebelum-sebelumnya pernah ditemukan beberapa mortir, tapi tidak sebesar yang sekarang," ujarnya.
Heri menduga benda tersebut merupakan peninggalan zaman penjajahan. Meski demikian, asal-usul dan jenis benda tersebut belum dapat dipastikan karena masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Pihak pemerintah desa juga telah melaporkan penemuan tersebut kepada aparat kepolisian dan TNI. Berdasarkan informasi sementara yang diterima, benda itu disebut dalam kondisi aman. Kendati demikian, warga tetap diimbau untuk tidak mendekati atau menyentuh benda tersebut demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
"Sudah lapor ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Katanya benda tersebut dalam kondisi aman, tapi kita belum tahu aman seperti apa," ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti belum memberikan keterangan resmi terkait penemuan benda yang diduga mortir tersebut saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Hingga kini, jenis, asal-usul, serta tingkat keamanan benda tersebut belum dapat dipastikan. Pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang diperlukan untuk memastikan apakah benda itu benar merupakan mortir atau jenis benda lainnya. *
