Sebanyak 70 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Dari hasil pemeriksaan di empat lokasi, petugas menemukan sejumlah paket yang diduga berisi sabu, empat butir yang diduga ekstasi, timbangan digital, alat isap, telepon genggam, serta sejumlah barang lainnya yang diamankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., bersama Kepala BNNK Muara Enim AKBP H. Erlangga, S.E., M.H. Operasi itu turut melibatkan Kabag Ops Polres Muara Enim Kompol Herry Widodo, S.H., para pejabat utama (PJU), serta personel dari berbagai satuan Polres Muara Enim dan BNNK Muara Enim.
Sinergi kedua institusi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menekan peredaran gelap narkotika, mencegah penyalahgunaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Muara Enim.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Polres Muara Enim Iptu A. Yurico, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa penggerebekan dan razia tersebut dilaksanakan sebagai langkah konkret untuk menekan peredaran serta penyalahgunaan narkotika.
Sebelum bergerak menuju lokasi sasaran, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel dan menerima arahan dari Kapolres Muara Enim. Dalam arahan tersebut, personel diminta melaksanakan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.
13 Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lokasi Pertama
Di titik pertama, yakni sebuah rumah yang dalam laporan dikaitkan dengan pria berinisial AA, petugas menemukan 13 paket yang diduga berisi sabu dengan berat bruto 3,67 gram.
Selain itu, petugas mengamankan tiga bal plastik klip bening, dua skop, tiga alat isap, lima unit telepon genggam, serta satu bilah senjata tajam yang dalam laporan awal disebut milik pria berinisial EJ.
Selanjutnya, di titik kedua, yakni lokasi di bawah rumah berinisial J, petugas menemukan dua paket yang diduga berisi sabu dengan berat bruto 1,31 gram.
Dari lokasi tersebut, petugas juga mengamankan satu timbangan digital, satu skop, dua bal plastik klip bening, satu alat isap, serta dua unit telepon genggam.
Pondok dan Rumah Jadi Sasaran Pemeriksaan
Pemeriksaan di titik ketiga, berupa sebuah pondok, menghasilkan temuan lima paket yang diduga berisi sabu dengan berat bruto 1,49 gram.
Petugas turut mengamankan dua timbangan digital, lima alat isap, dua skop, satu pirek kaca bening, empat bal plastik klip bening, satu korek api, serta satu keranjang kecil berwarna merah.
Sementara itu, di titik keempat, yakni sebuah rumah yang dalam laporan dikaitkan dengan inisial H, petugas menemukan satu paket yang diduga berisi sabu dengan berat bruto 1,22 gram.
Di lokasi yang sama, petugas juga menemukan empat butir yang diduga ekstasi berlogo TikTok berwarna biru dengan berat bruto 1,98 gram. Selain itu, satu unit perangkat perekam kamera pengawas atau DVR CCTV merek HK Vision turut diamankan.
Berdasarkan rincian hasil operasi di empat lokasi tersebut, total temuan yang diduga sabu mencapai 7,69 gram bruto. Sementara itu, empat butir yang diduga ekstasi memiliki berat bruto 1,98 gram.
Sejumlah Orang Turut Diamankan untuk Pemeriksaan
Dalam operasi gabungan tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah orang untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan daftar awal, lima orang tercatat dari titik pertama, yakni NP, R, A, EJ, dan LH. Dari titik kedua, terdapat dua orang berinisial YA dan TJ. Sementara itu, dari titik ketiga, satu orang tercatat berinisial J.
Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mendalami dugaan keterlibatan masing-masing orang serta memastikan kaitannya dengan temuan barang bukti di lokasi sasaran.
Kasi Humas Polres Muara Enim Kompol RTM. Situmorang mengimbau masyarakat agar bersama-sama memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Masyarakat diharapkan segera menyampaikan informasi kepada aparat melalui saluran resmi apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika. Warga juga diingatkan agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Peran keluarga, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dinilai sangat penting dalam melindungi generasi muda serta menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman narkotika.
Operasi gabungan ini menegaskan pentingnya sinergi Polres Muara Enim dan BNNK Muara Enim dalam menghadapi ancaman narkotika. Penegakan hukum yang profesional, didukung partisipasi aktif masyarakat, diharapkan mampu mempersempit ruang gerak peredaran narkotika sekaligus melindungi keluarga dan generasi muda.
"Polisi Bersama Masyarakat: Bersama Melawan Narkoba, Bersama Menjaga Masa Depan," tutup Kompol Situmorang. *
