Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Mobil Tiba-tiba Terbakar Saat Isi Pertalite di SPBU Kepur Muara Enim, Pengunjung Berhamburan

Minggu, 04 Oktober 2026 | Oktober 04, 2026 WIB Last Updated 2026-10-05T00:02:10Z


MUARA ENIM, LINTASSRIWIJAYA.COM – Para pengguna kendaraan yang sedang mengantre untuk mengisi BBM jenis Pertalite mendadak berhamburan menyelamatkan diri setelah satu unit mobil Mitsubishi T120SS dengan nomor polisi BG 1343 W tiba-tiba terbakar di SPBU Kepur 24.313.88, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.


Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Oktober 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kendaraan yang terbakar mengalami kerusakan berat hingga nyaris hanya menyisakan kerangka.


Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat mobil Mitsubishi T120SS Nopol BG 1343 W sedang mengantre untuk melakukan pengisian BBM jenis Pertalite di Nozzle Nomor 7 SPBU 24.313.88 Kepur, Muara Enim.


Namun, tanpa diketahui pemilik kendaraan maupun petugas SPBU, diduga terjadi kebocoran pada tangki mobil. BBM kemudian mengalir ke bagian bawah kendaraan hingga diduga memicu percikan api dan menyebabkan mobil terbakar.


Api dengan cepat membesar dan membakar bagian kendaraan. Kondisi tersebut membuat para pemilik kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, yang sedang mengantre spontan berhamburan menyelamatkan diri karena khawatir api menyambar kendaraan lain atau terjadi ledakan.


Melihat kejadian tersebut, petugas SPBU langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 15 menit kemudian sehingga tidak meluas ke kendaraan maupun fasilitas SPBU lainnya.


Tidak lama setelah kejadian, aparat dari Polres Muara Enim mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi atau police line, serta mengamankan kendaraan yang terbakar sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.


Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Reskrim AKP Andrian, didampingi Kasi Humas Kompol RTM Situmorang, membenarkan kejadian tersebut.


Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.


"Kami telah mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi. Untuk sopir mobil yang terbakar melarikan diri," ujar Kasat Reskrim.


Dikatakan AKP Andrian, berdasarkan hasil rekaman CCTV yang diperoleh saat proses pengisian BBM jenis Pertalite di Nozzle Nomor 7 SPBU Kepur, terlihat adanya kebocoran BBM yang mengalir di bawah mobil tersebut.


"Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap Operator yang melakukan pengisian saat itu, keterangan Admin pengawas SPBU dan lainnya. Intinya kita belum bisa menyimpulkan sebab masih mengumpulkan bukti dan saksi dahulu," ujarnya


Sementara itu, Pengawas SPBU Kepur Sodia mengatakan, saat kejadian karyawannya langsung mengambil tindakan dengan melakukan pemadaman menggunakan APAR.


Menurutnya, ketika proses pemadaman berlangsung, sempat terdengar suara ledakan sehingga karyawan SPBU harus menjaga jarak saat berupaya memadamkan api.


"Saat terbakar karyawan dan pengisi BBM pada ketakutan, namun beruntung karyawan cepat melakukan pemadaman," ujarnya.


Akibat kejadian tersebut, pengisian BBM jenis Pertalite pada Nozzle Nomor 7 untuk sementara belum dapat digunakan. Selain masih dipasang garis polisi, pihak SPBU juga masih menunggu petunjuk dari Pertamina terkait pengoperasian kembali nozzle tersebut.


"Untuk sementara ini BBM jenis Pertalite kita hentikan sambil menunggu petunjuk dari Pertamina," ujarnya singkat. *


#MuaraEnim #SPBUKepur #MobilTerbakar #Pertalite #Kebakaran #SPBU #PolresMuaraEnim #SumateraSelatan #BeritaMuaraEnim #BeritaSumsel #LintasSriwijaya

×
Berita Terbaru Update