Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Hendak Seberangi Rel, Pria di Lubuklinggau Tewas Tertemper KA Pengangkut Minyak

Rabu, 09 September 2026 | September 09, 2026 WIB Last Updated 2026-09-10T09:16:35Z


href="http://Lintassriwijaya.com" target="_blank">LUBUKLINGGAU, LINTASSRIWIJAYA.COM - Pria di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, bernama Muhammad Alfajri alias Gogon (23), tewas setelah tertemper kereta api (KA) pengangkut minyak. Korban diduga tertemper saat hendak menyeberangi rel.


Peristiwa tersebut terjadi di RT 08, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.


Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat, Aiptu Erwinsyah, mengatakan korban diduga hendak menyeberangi rel kereta api. Saat bersamaan, kereta api pengangkut minyak melintas dari arah Lubuklinggau menuju Palembang. Korban kemudian tertemper kereta tersebut hingga meninggal dunia di tempat.


"Kami baru dapat informasi dari warga sekitar pukul 19.30 WIB bahwa ada seorang pria yang tewas tertemper kereta api pengangkut minyak. Dikarenakan minim saksi mata, akhirnya kami melakukan pencarian terhadap korban tersebut," katanya, Kamis (10/9/2026).


Setelah dilakukan pencarian, kata Erwin, korban akhirnya ditemukan di pinggir rel kereta api dalam posisi sudah tergeletak.


"Petugas bersama warga kemudian menemukan korban di pinggir rel, tepatnya di KM 545+678, dalam kondisi telah meninggal dunia. Korban dievakuasi sekitar pukul 21.00 WIB oleh INAFIS Polres Lubuklinggau dengan bantuan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan warga. Evakuasi menggunakan Kereta Penilik Jalan (KPJ) 052/DIVRE III menuju Stasiun Kereta Api Lubuklinggau karena lokasi penemuan cukup jauh," jelasnya.


Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau sekitar pukul 22.00 WIB untuk menjalani visum luar.


"Hasil visum luar ditemukan luka lecet di lengan kanan dan bagian kaki serta luka robek cukup parah di bagian kepala sebelah kiri sepanjang 7 cm yang menyebabkan korban meninggal dunia. Diduga luka tersebut akibat korban tertemper kereta api," ungkapnya.


Berdasarkan keterangan adik korban, Erwin mengatakan korban memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kerap kambuh. Dalam sehari, epilepsinya disebut dapat kambuh satu hingga dua kali.


"Diduga penyakit korban kambuh saat berada di dekat rel kereta api dan akhirnya ia tertemper kereta api dan meninggal dunia," jelanya.


Erwinsyah mengatakan pihak keluarga kemudian menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah. Jenazah korban selanjutnya langsung dibawa pihak keluarga untuk segera dimakamkan. *


#Lubuklinggau #LubuklinggauTerkini #SumateraSelatan #BeritaLubuklinggau #KecelakaanKeretaApi #KeretaApi #KA #TertemperKereta #MuhammadAlfajri #Gogon #Polisi #BeritaTerkini #InfoSumsel #KabarSumsel #LintasSriwijaya

×
Berita Terbaru Update