Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Mahasiswa KKN Unpari Tewas Tenggelam Usai Perahu Terbalik di Sungai Rawas Muratara

Selasa, 28 Juli 2026 | Juli 28, 2026 WIB Last Updated 2026-07-28T15:37:39Z


MURATARA, LINTASSRIWIJAYA.COM – Empat mahasiswa Universitas PGRI Silampari (Unpari) Lubuk Linggau mengalami kecelakaan perahu di Sungai Rawas, Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (27/7/2026).


Dari empat korban yang sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tersebut, tiga mahasiswa berhasil diselamatkan warga dan langsung dievakuasi. Sementara itu, satu mahasiswa bernama Abdul Hadi Romadin (21), warga SP 11 Nibung, Kabupaten Muratara, ditemukan tewas tenggelam setelah sempat hilang terseret arus.


Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di aliran Sungai Rawas, Desa Rantau Kadam. Kejadian bermula saat empat mahasiswa KKN Unpari tersebut beraktivitas mengarungi Sungai Rawas menggunakan perahu.


Namun, di tengah perjalanan, perahu yang mereka tumpangi diduga mengalami kecelakaan hingga terbalik. Akibatnya, seluruh penumpang terlempar ke sungai. Arus Sungai Rawas yang saat itu deras membuat keempat mahasiswa tersebut terseret aliran air.


Warga Desa Rantau Kadam yang menyaksikan kejadian itu langsung memberikan pertolongan darurat dengan peralatan seadanya. Tiga mahasiswa berhasil dievakuasi dari sungai dan segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.


Kabid Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Mugono, mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan pencarian terhadap satu mahasiswa yang masih hilang.


"Setelah dilakukan pencarian secara intensif oleh personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama warga, korban terakhir yakni Abdul Hadi Romadin akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dalam kondisi sudah meninggal dunia," ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris Pelaksana KKN Unpari Lubuk Linggau, Riduan Febriandi, mengatakan tiga mahasiswa yang selamat dalam insiden tersebut masih mengalami trauma.


"Secara psikologis para korban yang selamat mengalami trauma mendalam dan tidak menyangka peristiwa tersebut akan terjadi. Sekarang mereka masih dilakukan observasi di puskesmas," jelasnya.


Saat ini, pihak Unpari Lubuk Linggau telah berada di Desa Rantau Kadam sembari menunggu arahan pimpinan. Para dosen juga terus melakukan pendampingan kepada para mahasiswa yang selamat hingga proses penanganan selesai.


Riduan juga menjelaskan bahwa standar operasional pelaksanaan KKN telah dijalankan dengan baik, mulai dari perizinan kepada pemerintah kota, kecamatan, hingga penyerahan mahasiswa ke desa tujuan.


"Total mahasiswa KKN di Desa Rantau Kadam ada 10 orang, belum lagi di desa tetangganya juga ada. Program KKN ini berlangsung selama 40 hari. Hingga saat ini pelaksanaan KKN telah memasuki hari ke-29 dan tersisa 11 hari lagi," ucapnya.


#Muratara #Unpari #KKN #SungaiRawas #MahasiswaTewas #Tenggelam #BPBDMuratara #LubukLinggau #Sumsel #BeritaSumsel #LintasSriwijaya

×
Berita Terbaru Update