PAGAR ALAM, LINTASSRIWIJAYA.COM– Pendaki yang membawa senapan angin saat naik ke Gunung Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan, berhasil diamankan. Pria berinisial R itu diduga sempat mengancam sejumlah pendaki lain selama berada di jalur pendakian.
Ketua Balai Registrasi Gunung Api Dempo (Brigade), Dian Saputra, mengatakan pihaknya bersama Basarnas, BPBD, dan TNI langsung melakukan pendakian ke Gunung Dempo setelah menerima laporan dari pendaki yang menyebut ada seorang pria mendaki sambil membawa senapan angin.
Setelah tiba di kawasan puncak Gunung Dempo, tim gabungan langsung melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan pria tersebut pada Senin (27/7/2026) siang, beserta senapan angin yang dibawanya.
"Iya berhasil kita amankan beserta senapan anginnya. Saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarganya," katanya, Senin.
Berdasarkan informasi yang diterima, pria tersebut merupakan warga Kabupaten Lahat. Menurut Dian, berdasarkan keterangan pihak keluarga, pria itu diduga mengalami gangguan kejiwaan dan meyakini dirinya selalu diikuti oleh puyang atau leluhur.
"Amen uji keluargenye memang sandi kecik lah diiringkah puyang (kata keluarganya memang sudah dari kecil sudah diikuti puyang atau leluhur). Untuk senapan angin tersebut tidak dapat digunakan karena tidak ada anginnya," ujarnya.
Dian mengungkapkan, pria tersebut diduga sempat melakukan penganiayaan terhadap enam pendaki di atas Gunung Dempo. Para korban dipaksa berendam di air dan melepaskan pakaian. Namun, mereka berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa.
"Semalam ada 6 pendaki yang dipukuli, disuruh berendam dan melepaskan pakaiannya. Namun mereka bisa menyelamatkan diri. Berkat kesigapan kita dan tim alhamdulillah tidak ada korban," ujarnya.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan kesaksian seorang pendaki yang melihat seorang pria membawa senapan angin di Jalur Pendakian Gunung Dempo.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Brigade bersama Basarnas melakukan penelusuran di jalur pendakian pada Senin (27/7/2026) untuk memastikan situasi dan mengamankan pendaki yang dimaksud apabila informasi tersebut benar.
Informasi itu diperoleh dari seorang pendaki bernama G, warga Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, yang mengaku berpapasan langsung dengan pria yang diduga membawa senapan angin saat dirinya turun dari Gunung Dempo.
"Saya ketemu itu di Pos 2 saya lagi santai. Terus dia datang dan langsung dientakinyo (menghentakan) senapan itu. Terus dia nanya orang Palembang? Saya mau cari orang Palembang katanya, kabut seperti ini karena ada orang Palembang yang ngomong kotor di atas ini," ujar G dalam video yang beredar.
Selain itu, lanjut G, pria tersebut kembali berjalan ke arah puncak dan sempat berpapasan dengan seorang pendaki wanita. Menurut keterangan pendaki wanita itu, pria yang membawa senapan tersebut mengaku sebagai juru kunci dan hendak mencari tumbal.
"Akuni (saya ini) juru kunci, terus ada cewek juga turun dan ngomong ada uwak-uwak (paman) membawa senapan, dia (pria bawa senapan) bilang mau cari tumbal, ada orang Palembang ngomong kotor," lanjut G. *
#SumateraSelatan #Basarnas #BrigadeDempo #Lahat #InfoPagarAlam #BeritaSumsel #GunungIndonesia #HikingIndonesia #PendakiIndonesia #LintasSriwijaya #NewsUpdate #BreakingNews #ViralHariIni #InfoTerkini
