Dua SPBU yang menjadi sasaran pengecekan tersebut yakni SPBU Pedang di Kecamatan Muara Beliti dan SPBU Simpang Gegas di Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Kabupaten Musi Rawas.
Kapolres Musi Rawas AKBP Gokma Uliate Sitompul mengatakan, pengecekan dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi SPBU, ketersediaan stok BBM, serta aktivitas pelayanan kepada masyarakat.
"Pemantauan secara langsung sangat penting untuk mengetahui perkembangan di lapangan dan memastikan kebutuhan BBM masyarakat dapat terpantau. Selain itu, hak ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga," katanya, Selasa (27/10/2026).
Berdasarkan hasil pengecekan, Gokma menegaskan bahwa persediaan BBM di kedua SPBU tersebut masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Untuk persediaannya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Musi Rawas dan sekitarnya," ujarnya.
Selain memastikan ketersediaan BBM, Polres Musi Rawas juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi isu mengenai dugaan kekurangan persediaan BBM di wilayah tersebut.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya," ujarnya.
Gokma juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban, termasuk aksi premanisme dan pungutan liar (pungli).
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu situasi kondusif di lingkungan sekitar, salah satunya yakni mengganggu kelancaran pelayanan BBM," tuturnya.
Melalui pengecekan tersebut, Polres Musi Rawas berharap ketersediaan BBM dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga. Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif. *
